Apakah Investasi di Support Lebih Menguntungkan?
Apakah Investasi di Support Lebih Menguntungkan?

Apakah Investasi di Support Lebih Menguntungkan? - Halo Sobat Lapanetiere! Pertanyaan ini sering muncul ketika resource mulai terasa terbatas. Kamu punya material ascension terbatas, relic bagus tidak banyak, dan banner terus berganti. Dalam kondisi seperti itu, banyak pemain bertanya: lebih baik memaksimalkan DPS atau justru berinvestasi besar pada support?

Jawaban singkatnya tidak sesederhana “ya” atau “tidak”. Tapi jika kita analisis secara sistematis, investasi di support sering kali memberi dampak jangka panjang yang lebih stabil dibanding investasi berlebihan pada satu DPS saja.

Mari kita bedah secara rasional.


1. DPS Meningkat Secara Linear, Support Secara Multiplikatif

Upgrade DPS biasanya memberi kenaikan linear:

  • Attack naik → damage naik.
  • Crit naik → potensi damage naik.

Sebaliknya, support bekerja secara multiplikatif:

  • Buff attack meningkatkan semua scaling DPS.
  • Debuff defense memperbesar seluruh sumber damage tim.
  • Buff crit memengaruhi seluruh rotasi.

Artinya satu support kuat bisa memperkuat beberapa DPS sekaligus.

Jika kamu hanya memperkuat satu DPS tanpa support memadai, ceiling tim tetap terbatas.


2. Support Lebih Tahan Terhadap Power Creep

Power creep biasanya paling terasa pada DPS. Setiap beberapa versi, muncul DPS baru dengan scaling lebih tinggi atau mekanik lebih modern.

Namun support cenderung lebih tahan lama karena:

  • Fungsinya universal.
  • Nilainya tidak hanya tergantung angka mentah.
  • Mereka memperkuat siapa pun yang ada di tim.

DPS bisa tergeser. Support yang fleksibel sering tetap relevan bertahun-tahun.


3. Dampak pada Dua Tim Endgame

Konten seperti Forgotten Hall atau Memory of Chaos membutuhkan dua tim.

Jika kamu:

  • Punya satu DPS sangat kuat.
  • Tapi support lemah.

Maka tim kedua akan kesulitan.

Sebaliknya, dua support solid memungkinkan kamu:

  • Mendistribusikan DPS berbeda.
  • Menjaga stabilitas di kedua sisi.
  • Mengurangi kebutuhan gear ekstrem.

Support memperkuat struktur akun, bukan hanya satu unit.


4. Efisiensi Resource

Upgrade DPS sampai sempurna sering mahal:

  • Relic harus hampir ideal.
  • Light cone optimal.
  • Substat presisi.

Support sering lebih toleran:

  • Speed dan energy regen sudah memberi dampak besar.
  • Tidak selalu butuh crit.
  • Scaling lebih stabil.

Dalam kondisi resource terbatas, support sering memberi “return on investment” lebih cepat.


5. Konsistensi Damage vs Angka Tinggi

DPS tinggi tanpa support sering menghasilkan fluktuasi besar:

  • Burst besar di satu turn.
  • Drop di turn berikutnya.

Support membantu:

  • Menstabilkan rotasi.
  • Menjaga uptime buff.
  • Mengurangi variance.

Hasil akhirnya bukan sekadar angka lebih besar, tapi performa lebih konsisten.

Dan dalam konten berbatas cycle, konsistensi lebih penting daripada high roll.


6. Risiko Ketergantungan pada Satu DPS

Jika kamu menginvestasikan hampir semua resource pada satu DPS:

  • Ketika konten tidak cocok dengan elemennya, performa turun.
  • Jika musuh resist, kamu terhambat.
  • Jika meta bergeser, investasi terasa kurang optimal.

Support fleksibel tetap bisa digunakan dengan DPS lain.

Diversifikasi sering lebih aman daripada spesialisasi ekstrem.


7. Namun, Apakah Artinya DPS Tidak Penting?

Tentu tidak.

Tanpa DPS yang cukup kuat, support sehebat apa pun tidak menghasilkan apa-apa.

Masalahnya bukan memilih salah satu, tetapi urutan prioritas.

Jika akunmu:

  • Sudah punya DPS memadai,
  • Tapi support masih biasa saja,

Maka investasi berikutnya seharusnya ke support.

Sebaliknya, jika kamu belum punya DPS kompetitif sama sekali, tentu fondasi damage harus dibangun dulu.


8. Perspektif Jangka Panjang

Support kuat biasanya:

  • Digunakan di hampir semua komposisi.
  • Jarang duduk di bench.
  • Membantu banyak arketipe tim.

DPS cenderung:

  • Bergantung pada elemen dan konten.
  • Lebih sering diganti saat banner baru datang.

Dalam horizon jangka panjang, support sering menjadi tulang punggung akun.


9. Pengaruh pada Skill Expression

Dengan support matang, kamu bisa:

  • Mengatur rotasi lebih rapi.
  • Mengoptimalkan burst window.
  • Mengelola tempo lebih efektif.

DPS saja tidak meningkatkan pemahaman mekanik.
Support membuka ruang untuk eksplorasi strategi.


10. Kesalahan Umum dalam Investasi

Beberapa pola yang sering terjadi:

  • Terlalu fokus pada crit damage ekstrem.
  • Mengabaikan speed tuning support.
  • Tidak menaikkan level trace buff penting.
  • Menganggap support tidak butuh gear bagus.

Padahal support dengan speed tepat sering meningkatkan total output tim lebih besar daripada upgrade kecil pada DPS.


11. Kapan Investasi Support Kurang Menguntungkan?

Ada situasi di mana investasi support bukan prioritas:

  • Jika DPS terlalu lemah untuk clear konten dasar.
  • Jika kamu belum memiliki dua DPS untuk dua tim.
  • Jika support yang ada sudah cukup memenuhi kebutuhan rotasi.

Dalam kondisi itu, upgrade DPS mungkin lebih mendesak.


Kesimpulan

Investasi di support sering kali lebih menguntungkan dalam jangka panjang karena efeknya bersifat multiplikatif, fleksibel, dan tahan terhadap perubahan meta. Support memperkuat struktur akun secara keseluruhan, bukan hanya satu karakter.

Namun prioritas tetap harus disesuaikan dengan kondisi roster. DPS adalah fondasi damage, tetapi support adalah pengganda nilai. Jika fondasi sudah cukup kuat, memperkuat support hampir selalu memberikan peningkatan performa yang lebih signifikan dan stabil.

Pada akhirnya, akun yang seimbang—dengan DPS kompetitif dan support matang—akan selalu lebih tahan terhadap perubahan konten dibanding akun yang hanya mengandalkan satu sumber damage utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *